MATERI DKV • ADOBE PHOTOSHOP

Selection pada Photoshop

Panduan lengkap untuk memahami dan menggunakan fitur Selection di Adobe Photoshop, mulai dari konsep dasar hingga proyek memisahkan objek dari background.

📚 Materi Pembelajaran 🎨 Desain Komunikasi Visual 🧩 Praktik Photoshop 🏫 SMK DIPSA Purwokerto

1. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian dan fungsi Selection pada Photoshop.
  2. Membedakan penggunaan Rectangular Marquee, Elliptical Marquee, Lasso, Polygonal Lasso, dan Magnetic Lasso.
  3. Menggunakan Object Selection, Quick Selection, dan Magic Wand untuk memilih objek atau area gambar.
  4. Melakukan Add, Subtract, dan Inverse Selection.
  5. Merapikan hasil selection agar objek dapat dipisahkan dari background dengan lebih baik.
  6. Menerapkan teknik selection dalam proyek sederhana.

2. Konsep Dasar Selection

Selection adalah proses memilih bagian tertentu dari sebuah gambar agar bagian tersebut dapat diedit tanpa mengubah area lain. Area yang dipilih biasanya ditandai dengan garis putus-putus yang sering disebut marching ants.

Contohnya, kita mempunyai foto seseorang dengan background. Jika kita ingin mengganti background tanpa mengubah orangnya, maka kita perlu membuat selection pada orang tersebut terlebih dahulu.

💡 Cara mudah mengingat:
Selection = "pilih dulu, baru edit."
Photoshop akan lebih mudah melakukan perubahan jika kita sudah menentukan bagian gambar mana yang ingin dikerjakan.

Mengapa Selection Penting?

  • Memisahkan objek dari background.
  • Mengganti atau menghapus background.
  • Mengubah warna hanya pada bagian tertentu.
  • Memindahkan objek tanpa memindahkan seluruh gambar.
  • Membuat efek atau manipulasi foto secara lebih terkontrol.
  • Membuat komposisi desain dengan menggabungkan beberapa objek.

Selection dan Layer

Selection menentukan area yang sedang dipilih, sedangkan layer menentukan tempat objek berada. Keduanya sering digunakan bersama-sama dalam pekerjaan Photoshop.

Contoh sederhana: Foto siswa berada pada Layer 1. Kita membuat selection pada siswa tersebut. Setelah itu siswa dapat disalin, dipindahkan, diberi efek, atau ditempatkan di background lain tanpa harus mengubah seluruh foto.

3. Rectangular & Elliptical Marquee

Tool 01

Rectangular Marquee Tool

Digunakan untuk membuat selection berbentuk persegi atau persegi panjang. Shortcut yang umum digunakan adalah M.

Cocok untuk:

  • Memilih bagian gambar berbentuk kotak.
  • Memotong area foto.
  • Membuat area desain berbentuk persegi panjang.
  • Memilih objek yang memang memiliki bentuk geometris sederhana.

Cara menggunakan:

  1. Pilih Rectangular Marquee Tool.
  2. Klik dan tahan mouse.
  3. Seret sampai area yang diinginkan tertutup.
  4. Lepaskan mouse.
  5. Area tersebut sekarang menjadi selection.
Tips: Tahan Shift saat membuat selection untuk membantu mendapatkan bentuk persegi yang proporsional.
Tool 02

Elliptical Marquee Tool

Digunakan untuk membuat selection berbentuk lingkaran atau oval. Tool ini berada dalam kelompok Marquee Tool.

Cocok untuk:

  • Memilih wajah atau objek berbentuk oval secara kasar.
  • Membuat lingkaran pada desain.
  • Membuat efek berbentuk radial.
  • Memilih bagian gambar yang berbentuk bulat.

Cara menggunakan:

  1. Pilih Elliptical Marquee Tool.
  2. Klik dan seret di area gambar.
  3. Atur ukuran selection sesuai kebutuhan.
  4. Lepaskan mouse untuk membuat selection.
Tips: Tahan Shift untuk membuat lingkaran yang proporsional.

Perbedaan Marquee Tool

ToolBentukPenggunaan utama
Rectangular MarqueePersegi/persegi panjangArea geometris kotak.
Elliptical MarqueeLingkaran/ovalArea berbentuk bulat atau oval.

4. Lasso, Polygonal Lasso & Magnetic Lasso

Kelompok Lasso Tool digunakan ketika kita membutuhkan selection yang lebih bebas atau mengikuti bentuk objek.

Tool 03

Lasso Tool

Lasso Tool membuat selection secara bebas seperti menggambar menggunakan pensil. Shortcut-nya adalah L.

Cara menggunakan:

  1. Pilih Lasso Tool.
  2. Klik dan tahan mouse.
  3. Gambar mengelilingi objek yang ingin dipilih.
  4. Kembali ke titik awal.
  5. Lepaskan mouse untuk menutup selection.
Perhatian: Lasso Tool membutuhkan gerakan mouse yang cukup stabil. Untuk objek dengan bentuk rumit, hasilnya bisa kurang rapi jika dilakukan terlalu cepat.
Tool 04

Polygonal Lasso Tool

Polygonal Lasso membuat selection menggunakan titik-titik atau garis lurus. Sangat cocok untuk objek yang memiliki sisi tegas.

Cocok untuk:

  • Kotak.
  • Bangunan.
  • Kemasan.
  • Produk dengan sudut tajam.
  • Objek geometris.

Cara menggunakan:

  1. Klik titik pertama.
  2. Klik titik berikutnya mengikuti bentuk objek.
  3. Teruskan sampai mengelilingi objek.
  4. Kembali ke titik awal untuk menutup selection.
Tool 05

Magnetic Lasso Tool

Magnetic Lasso membantu mengikuti tepi objek berdasarkan perbedaan warna atau kontras antara objek dan background.

Cocok untuk:

  • Objek yang memiliki tepi cukup jelas.
  • Foto produk dengan kontras tinggi.
  • Objek dengan bentuk tidak beraturan.

Cara menggunakan:

  1. Pilih Magnetic Lasso Tool.
  2. Klik pada tepi objek.
  3. Gerakkan mouse mengikuti tepi objek.
  4. Photoshop akan membantu menempatkan titik pada tepi.
  5. Tutup selection ketika sudah mengelilingi objek.

Kapan menggunakan masing-masing Lasso?

ToolPaling cocok ketika...
LassoAnda ingin menggambar selection secara bebas dan cepat.
Polygonal LassoObjek mempunyai banyak garis lurus dan sudut.
Magnetic LassoTepi objek memiliki kontras yang jelas dengan background.

5. Object Selection Tool

Object Selection Tool membantu Photoshop mengenali dan memilih objek berdasarkan area yang kita tentukan. Tool ini sangat berguna ketika kita ingin memilih satu objek dari sebuah foto dengan lebih cepat.

Cara menggunakan

  1. Pilih Object Selection Tool dari toolbar.
  2. Tentukan objek yang ingin dipilih. Anda dapat membuat area seleksi yang mencakup objek.
  3. Photoshop akan mencoba mengenali objek di dalam area tersebut.
  4. Periksa hasil selection pada bagian tepi objek.
  5. Jika ada bagian yang kurang atau berlebih, gunakan Add/Subtract Selection.
Kelebihan: lebih cepat untuk objek yang jelas dan mudah dikenali.
Catatan: hasil otomatis tetap harus diperiksa. Detail rambut, objek yang warnanya mirip background, atau bagian yang sangat kecil dapat memerlukan perbaikan manual.

6. Quick Selection Tool

Quick Selection Tool bekerja seperti kuas. Kita mengusap area yang ingin dipilih, kemudian Photoshop mencoba mengenali area yang memiliki karakteristik warna dan tekstur yang berdekatan.

Cara menggunakan

  1. Pilih Quick Selection Tool.
  2. Atur ukuran brush sesuai kebutuhan.
  3. Usapkan brush pada bagian objek yang ingin dipilih.
  4. Perhatikan apakah selection sudah mengikuti objek.
  5. Gunakan Add Selection untuk menambah bagian yang belum terpilih.
  6. Gunakan Subtract Selection untuk mengurangi bagian yang salah.
Tips penting: Gunakan ukuran brush yang lebih kecil saat bekerja di area detail dan ukuran lebih besar pada area objek yang luas.

7. Magic Wand Tool

Magic Wand Tool digunakan untuk memilih area berdasarkan kemiripan warna. Tool ini sangat berguna ketika background memiliki warna yang relatif seragam.

Contoh

Misalnya sebuah logo memiliki background putih polos. Dengan Magic Wand, kita dapat mengklik area putih tersebut sehingga area dengan warna yang mirip ikut terpilih.

Konsep Tolerance

Tolerance menentukan seberapa luas variasi warna yang dapat dianggap mirip oleh Magic Wand.

Nilai relatifEfek
Lebih rendahSelection lebih ketat pada warna yang sangat mirip dengan warna yang diklik.
Lebih tinggiLebih banyak variasi warna dapat ikut terpilih.

Cara menggunakan

  1. Pilih Magic Wand Tool.
  2. Klik warna atau area yang ingin dipilih.
  3. Periksa area yang terpilih.
  4. Jika terlalu sedikit, sesuaikan Tolerance atau tambahkan selection.
  5. Jika terlalu banyak, gunakan Subtract Selection.
Perhatian: Magic Wand tidak selalu cocok untuk background dengan banyak variasi warna. Untuk foto kompleks, Object Selection atau Quick Selection sering lebih praktis sebagai titik awal.

8. Add, Subtract & Inverse Selection

➕ Add to Selection

Digunakan untuk menambahkan area ke selection yang sudah ada.

Cara praktis: tahan Shift saat membuat selection tambahan, atau gunakan mode Add to Selection pada Options Bar.

Contoh: Anda memilih badan seseorang tetapi tangannya belum masuk selection. Buat selection tambahan pada tangan dengan mode Add.

➖ Subtract from Selection

Digunakan untuk mengurangi area yang salah dari selection.

Cara praktis: tahan Alt pada Windows saat membuat selection tambahan untuk mengurangi area, atau gunakan mode Subtract pada Options Bar.

Contoh: Background ikut terpilih. Gunakan Subtract untuk menghapus bagian tersebut dari selection.

🔄 Inverse Selection

Inverse digunakan untuk membalik selection. Area yang sebelumnya dipilih menjadi tidak dipilih, sedangkan area yang sebelumnya tidak dipilih menjadi dipilih.

Shortcut yang umum: Ctrl + Shift + I pada Windows.

Contoh: Anda sudah memilih objek, tetapi sebenarnya ingin memilih background. Gunakan Inverse.

❌ Deselect

Deselect menghilangkan selection sehingga tidak ada area yang sedang dipilih.

Shortcut yang umum: Ctrl + D pada Windows.

Gunakan setelah pekerjaan selection selesai agar Anda tidak secara tidak sengaja mengedit area yang masih terseleksi.

Alur berpikir saat selection belum sempurna

  1. Buat selection awal dengan tool yang paling sesuai.
  2. Perbesar tampilan gambar jika perlu agar tepi objek mudah diperiksa.
  3. Tambahkan bagian objek yang belum masuk dengan Add.
  4. Kurangi bagian background yang ikut terpilih dengan Subtract.
  5. Jika yang diperlukan justru background, gunakan Inverse.
  6. Periksa kembali seluruh tepi objek sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

9. Proyek: Memisahkan Objek dari Background

🎯 Tujuan Proyek

Memisahkan sebuah objek dari background menggunakan teknik selection, kemudian menghasilkan objek yang dapat ditempatkan pada background lain.

Alat yang dapat digunakan

  • Object Selection Tool
  • Quick Selection Tool
  • Magic Wand Tool
  • Lasso / Polygonal Lasso / Magnetic Lasso
  • Add dan Subtract Selection
  • Inverse Selection
  • Layer Mask sebagai tahap lanjutan yang disarankan

Langkah proyek dari awal

  1. Siapkan foto.
    Gunakan foto dengan objek yang cukup jelas dan memiliki perbedaan antara objek dengan background.
  2. Buka foto di Photoshop.
    Pilih File → Open, lalu pilih gambar yang akan digunakan.
  3. Duplikasi layer.
    Sebaiknya buat salinan layer asli agar foto awal tetap aman jika terjadi kesalahan.
  4. Buat selection awal.
    Untuk pemula, cobalah Object Selection Tool atau Quick Selection Tool.
  5. Periksa hasil selection.
    Jangan langsung menghapus background. Zoom gambar dan periksa apakah bagian objek sudah masuk semua.
  6. Gunakan Add.
    Jika ada bagian objek yang belum terpilih, tambahkan bagian tersebut.
  7. Gunakan Subtract.
    Jika ada bagian background yang ikut masuk, kurangi dari selection.
  8. Rapikan bagian tepi.
    Perhatikan rambut, jari, ujung pakaian, roda, atau bagian kecil lainnya.
  9. Gunakan Layer Mask.
    Setelah selection cukup rapi, buat Layer Mask agar background dapat disembunyikan tanpa langsung merusak gambar asli.
  10. Tambahkan background baru.
    Masukkan gambar background baru pada layer di bawah objek.
  11. Periksa hasil akhir.
    Pastikan tidak terdapat sisa background lama di sekitar objek.
  12. Simpan pekerjaan.
    Simpan file kerja dalam format PSD dan ekspor hasil akhir dalam format yang diperlukan, misalnya PNG atau JPG.

Contoh skenario proyek

Situasi: Anda memiliki foto seorang siswa di depan background sekolah. Anda ingin menempatkan siswa tersebut pada desain poster kegiatan sekolah.

Solusi: pilih siswa dengan Object Selection atau Quick Selection, perbaiki menggunakan Add/Subtract, buat Layer Mask, kemudian letakkan background poster pada layer di bawahnya.

Checklist hasil proyek

  • ☐ Objek utama terpilih dengan benar.
  • ☐ Background lama tidak terlihat pada bagian yang seharusnya hilang.
  • ☐ Tepi objek cukup rapi.
  • ☐ Tidak ada bagian penting dari objek yang ikut terhapus.
  • ☐ Layer tersusun dengan benar.
  • ☐ File PSD sudah disimpan.
  • ☐ Hasil akhir sudah diekspor sesuai kebutuhan.
Kesalahan yang sering terjadi: menghapus background secara langsung sebelum memastikan selection sudah benar. Gunakan Layer Mask jika memungkinkan supaya proses pengeditan lebih aman dan dapat diperbaiki kembali.

10. Latihan Soal — 5 Pertanyaan

Soal 1

Apa yang dimaksud dengan Selection pada Adobe Photoshop?

Lihat pembahasan

Selection adalah proses memilih area tertentu pada gambar agar area tersebut dapat diedit tanpa memengaruhi area lain di luar selection.

Soal 2

Tool apa yang paling sesuai untuk membuat selection berbentuk persegi panjang?

Lihat jawaban

Rectangular Marquee Tool.

Soal 3

Jelaskan perbedaan Add to Selection dan Subtract from Selection.

Lihat pembahasan

Add digunakan untuk menambahkan area ke selection, sedangkan Subtract digunakan untuk mengurangi area dari selection yang sudah ada.

Soal 4

Jika Anda sudah memilih objek tetapi ingin memilih background-nya, fitur apa yang dapat digunakan?

Lihat jawaban

Gunakan Inverse Selection. Pada Windows, shortcut yang umum digunakan adalah Ctrl + Shift + I.

Soal 5

Mengapa hasil selection harus diperiksa sebelum background dihapus?

Lihat pembahasan

Karena selection yang kurang tepat dapat menyebabkan bagian objek ikut terhapus atau background masih tersisa di sekitar objek. Pemeriksaan membantu memperbaiki hasil sebelum tahap berikutnya.

11. Tugas Praktik — 5 Tugas

1Latihan Marquee

Buat sebuah dokumen Photoshop dan praktikkan:

  • 1 selection menggunakan Rectangular Marquee.
  • 1 selection menggunakan Elliptical Marquee.
  • Gabungkan kedua selection menggunakan Add.
  • Simpan screenshot hasilnya.

Tujuan: memahami selection berbentuk geometris dan operasi Add.

2Latihan Lasso

Pilih sebuah gambar benda dengan bentuk yang tidak beraturan.

  • Buat selection menggunakan Lasso Tool.
  • Buat ulang menggunakan Polygonal Lasso.
  • Jika memungkinkan, coba Magnetic Lasso.
  • Bandingkan tingkat kemudahan dan hasil ketiganya.

Tujuan: memahami perbedaan karakter tiga jenis Lasso Tool.

3Latihan Object Selection & Quick Selection

Gunakan foto seseorang atau sebuah produk.

  • Buat selection awal menggunakan Object Selection.
  • Perbaiki hasil menggunakan Quick Selection.
  • Gunakan Add untuk bagian yang kurang.
  • Gunakan Subtract untuk bagian yang salah.

Tujuan: melatih kombinasi selection otomatis dan manual.

4Latihan Magic Wand

Siapkan gambar dengan background berwarna relatif seragam.

  • Pilih background menggunakan Magic Wand.
  • Coba gunakan beberapa nilai Tolerance.
  • Bandingkan area yang terpilih.
  • Gunakan Inverse untuk mendapatkan objek.

Tujuan: memahami hubungan Tolerance dengan hasil selection.

5Proyek Utama — Memisahkan Objek

Pilih satu foto yang memiliki objek utama, misalnya orang, sepatu, tas, kendaraan, atau produk.

  1. Pilih objek menggunakan Object Selection atau Quick Selection.
  2. Perbaiki menggunakan Add dan Subtract.
  3. Jika diperlukan, gunakan Lasso untuk bagian yang sulit.
  4. Buat Layer Mask.
  5. Masukkan background baru.
  6. Atur posisi dan ukuran objek.
  7. Simpan file PSD.
  8. Ekspor hasil akhir sebagai JPG atau PNG.

Ketentuan pengumpulan

  • File kerja PSD.
  • Hasil akhir JPG/PNG.
  • Screenshot proses selection.
  • Screenshot sebelum dan sesudah background diganti.
  • Nama file: Nama_Siswa_Selection_Photoshop.psd

Kriteria penilaian

AspekYang dinilai
SelectionKetepatan area objek yang dipilih.
KerapianTepi objek bersih dan tidak banyak sisa background.
Penggunaan toolPemilihan tool sesuai karakter objek.
LayerFile tersusun dan mudah diedit.
Hasil akhirObjek terlihat menyatu dengan background baru.

12. Ringkasan Materi

MateriInti yang perlu diingat
SelectionMemilih area tertentu agar dapat diedit secara terkontrol.
Rectangular MarqueeSelection persegi/persegi panjang.
Elliptical MarqueeSelection lingkaran/oval.
LassoSelection bebas.
Polygonal LassoSelection dengan garis lurus dan sudut.
Magnetic LassoMembantu mengikuti tepi berdasarkan kontras.
Object SelectionMembantu memilih objek secara cepat.
Quick SelectionMemilih dengan cara mengusap seperti brush.
Magic WandMemilih berdasarkan kemiripan warna.
AddMenambahkan area ke selection.
SubtractMengurangi area dari selection.
InverseMembalik area selection.
DeselectMenghilangkan selection.
🎯 Prinsip utama: Jangan terpaku pada satu tool. Pilih tool berdasarkan bentuk objek dan kondisi background. Dalam pekerjaan nyata, beberapa tool sering digunakan secara bersamaan untuk mendapatkan selection yang lebih rapi.

Shortcut penting

ShortcutFungsi
MMarquee Tool
LLasso Tool
Ctrl + DDeselect
Ctrl + Shift + IInverse Selection
ShiftUmumnya digunakan untuk menambah selection pada banyak tool
AltUmumnya digunakan untuk mengurangi selection pada banyak tool di Windows

Penutup

Selection adalah salah satu kemampuan dasar yang sangat penting dalam Photoshop. Semakin baik siswa menguasai selection, semakin mudah melakukan pekerjaan seperti menghapus background, membuat poster, membuat komposit foto, mengganti warna objek, dan membuat desain promosi.

Kunci latihan adalah teliti pada bagian tepi objek, jangan terburu-buru, dan gunakan kombinasi tool sesuai kebutuhan.

Selamat berlatih dan berkarya! 🎨